Bapas Kelas I Medan Ikuti World Congress on Probation and Parole 2026 di Bali, Perkuat Transformasi Pemasyarakatan Berbasis HAM

REDAKSI MEDAN

- Author

Rabu, 15 April 2026 - 14:31 WIB

500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, 15 April 2026 —

Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan, Kriston Napitupulu, bersama Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara Yudi Suseno serta Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa Ruth Elisabeth Manik, berpartisipasi dalam kegiatan internasional World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026 yang diselenggarakan di Bali.

Keikutsertaan delegasi Indonesia dalam forum bergengsi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi pemasyarakatan Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan praktik pengawasan pemasyarakatan tetap selaras dengan standar Hak Asasi Manusia internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum ini menekankan perlindungan kelompok rentan serta penghormatan terhadap martabat manusia dalam setiap proses hukum.

WCPP 2026 mengusung tema “Getting Smart on Justice: Healing Hearts and Safer Societies”.

Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan perkembangan global di bidang pemasyarakatan, pembebasan bersyarat, serta penerapan pidana alternatif.

Berbagai pendekatan non-pemenjaraan seperti diversi, pidana percobaan, pidana kerja sosial, pidana pengawasan, hingga pidana denda menjadi fokus pembahasan guna mewujudkan sistem peradilan yang lebih efektif, efisien, dan humanis.

Pertemuan internasional tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan sektor peradilan dari 44 negara, mulai dari Balai Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan, kementerian terkait, lembaga sosial, universitas, organisasi masyarakat sipil, akademisi, peneliti, hingga praktisi pemasyarakatan dunia.

Seluruh peserta bersinergi untuk mentransformasi sistem pemasyarakatan global melalui pendekatan keadilan restoratif dan pertukaran inovasi lintas negara.

Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen Bapas Kelas I Medan dalam mengakselerasi transformasi pemasyarakatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, adaptivitas, serta pemulihan sosial.

Upaya tersebut juga sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan berorientasi pada masyarakat.

“Menjadi bagian dari dialog strategis antar 44 negara ini memberikan perspektif baru bagi kami dalam mengoptimalkan peran Pembimbing Kemasyarakatan. Fokus utama kami bukan hanya mengawasi, tetapi mendampingi proses perubahan. Sinergi internasional ini menjadi energi tambahan untuk terus berinovasi menghadirkan layanan pemasyarakatan yang modern, inklusif, dan berbasis hak asasi manusia,” ujar Kepala Bapas Kelas I Medan, Kriston Napitupulu.

Partisipasi dalam WCPP 2026 diharapkan mampu membawa praktik terbaik dunia ke Indonesia, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan sebagai pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih aman, adil, dan berkeadilan sosial.(AVID/rel)

#BapasMedan
#BapasMedanHebat

Berita Terkait

Perketat Pengawasan, Kalapas Pancur Batu Pimpin Langsung Razia Kamar Hunian Warga Binaan
Tanggapi Keluhan Warga Binaan, Kepala Rutan Kelas I Medan Hadir Serap Aspirasi dan Berikan Solusi
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027
Dipimpin A. Nuar Erde, Rapat Pengurus DPW IMO Indonesia Sumut Bangkitkan Semangat dan Integritas Jurnalis Online
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Ahmad Soadikin: Sanksi Paksaan Pemerintah Bukti Dugaan Pelanggaran PT Rosin Sudah Terbukti Sah

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:44 WIB

PT Rosin Dipandang Hanya Mengubah Tampilan, Sementara Masalah Lama Masih Belum Terselesaikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:29 WIB

Polda Aceh Diminta Tak Lamban Saat PT Rosin Kembali Dipersoalkan Sebagai Perusahaan yang Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:48 WIB

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Senin, 4 Mei 2026 - 18:58 WIB

LIRA Sebut PT Rosin Masih Menyisakan Masalah Besar pada Perizinan dan Tata Kelola

Senin, 4 Mei 2026 - 10:49 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:52 WIB

LIRA Soroti Dugaan PT Rosin Menerima Getah Tanpa Dokumen Sah dan Mengolahnya dalam Skema Tak Jelas

Rabu, 29 April 2026 - 15:59 WIB

Asal Getah PT Rosin Dipertanyakan, LIRA Dukung Pembekuan Operasional sampai Legalitas Dibuka

Berita Terbaru