“Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil

DETIK TIME

- Author

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:05 WIB

501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hilir (Inhil): Pemerintah Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh untuk mendorong hilirisasi sektor perkebunan, termasuk komoditas kelapa. Kementerian Pertanian telah mengucurkan anggaran untuk pengembangan kelapa secara menyeluruh, yang menjadi langkah awal strategis sebelum hilirisasi skala besar direalisasikan.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Riau, Andi Dharma Taufik (ADT), Dapil Inhil ikut angkat suara, beliau mendesak Pemerintah Pusat, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian pertanian segera membangun pabrik hilirisasi kelapa di Kabupaten Inhil. Senin (11/5/2026)

Kalau Hilirisasi tak dipercepat Petani akan terus menjadi pihak yang paling lemah, buah melimpah, penampungan terbatas, pabrik besar cuma sedikit, akibatnya harga gampang oleng dan kalau petani kelapa di Inhil terus mengirim bahan mentah, diibaratkan kita ini punya sapi tapi orang lain yang sibuk jual susunya, kata ADT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Puluhan tahun harga Kelapa tidak kunjung membaik, sedangkan potensi buah kelapa di Inhil sangat besar, oleh karena itu pembangunan fasilitas hilirisasi harus segera dilakukan, Hari ini mungkin harga mencapai Rp. 3700 sebutir, besok kalau panen membludak yang goyang bukan cuma harga Petanipun ikut goyang kepala,” ungkapnya.

Lebih lanjut ADT menerangkan bahwa sudah puluhan tahun para petani kelapa di Inhil menghadapi persoalan yang tak kunjung tuntas. Harga kelapa terus berfluktuasi dan kerap jatuh, sementara solusi nyata dinilai belum mampu menjawab keluhan masyarakat.

” Kami juga meminta dukungan semua pihak untuk sama-sama menyuarakan dan mempresentasikan potensi ekonomi kelapa lokal kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Presiden Prabowo,” imbuh ADT yang kerap disapa dengan julukan si anak parit.

Dirinya juga menyebutkan bahwa kalau pabrik hilirisasi berdiri kelapa tak lagi sekedar buah tapi jadi sumber kerja dan ekonomi serta menjadi semangat ekonomi petani kampung. Anak muda bisa kerja didaerah nya sendiri, UMKM hidup, harga lebih stabil, dan kesejahteraan petani lokal kelapa meningkat.

Sebenarnya, Inhil sudah tak pantas lagi menjadi penghasil bahan baku. Kita harus menjadi pemain besar kelapa, tegas ADT.

Hilirisasi Industri termasuk dalam Program-program prioritas nasional, yang harus kita suarakan dan kita dukung bersama-sama, hal ini demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani kelapa khususnya yang ada di Kabupaten Inhil, tandas ADT.

(Red/Tim)

Berita Terkait

GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe
Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti
Ketum DPH LAMR Meranti Hadir Dikonfres Polres. Sebut Polisi Tunjukkan Integrasi Luar Biasa
Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
Kominfo Gayo Lues Gelar Rapat Disiplin ASN Tindaklanjuti Edaran Bupati
Internet Lumpuh Seharian di Gayo Lues Akibat Gangguan Listrik dan Fiber Optik

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:50 WIB

Desak Usut Tuntas Dugaan Fasilitasi Konferensi Pers Hotman Paris di Kejagung: Tidak Lazim Kuasa Hukum Tersangka Korupsi Diberi Panggung Khusus

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:50 WIB

Aktivis Muda Karawang Serukan Kebangkitan Nasional Lewat Aksi Nyata dan Kepedulian Sosial

Rabu, 29 April 2026 - 14:20 WIB

Polda Riau Raih IKPA Terbaik Nasional Kategori Pagu Sedang Di Rakernis Polri 2026

Minggu, 12 April 2026 - 10:22 WIB

Ratusan Anak Antusias Ikuti Khitan Massal Gratis oleh PDBN, PGSI dan RSINU Kerjasama Bank BTN

Jumat, 10 April 2026 - 13:00 WIB

Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan

Jumat, 3 April 2026 - 09:12 WIB

BPN Kepri, Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Optimalisasi Sertipikasi 4.800 Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Rabu, 1 April 2026 - 05:46 WIB

Korlantas Polri Dipuji, PW GP Al Washliyah DKI Nilai Mudik 2026 Penuh Nilai Kemanusiaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:11 WIB

Aksi Nyata Lapas Binjai, Fogging Intensif Ciptakan Lingkungan Bersih dan Aman

Berita Terbaru